Jangan Sembarangan Memberi Multivitamin pada Anak, Ini 5 Aturannya

FAST GYM – Vitamin adalah zat penting yang dibutuhkan tubuh demi menjaga metabolisme. Saat pola makan si kecil buruk, kemampuan tubuh menyerap nutrisi menjadi rendah, maka saat itulah asupan multivitamin diperlukan. Jadi, jangan sembarangan memberi multivitamin pada anak, ini aturannya.

Namun perlu diingat moms, jangan sembarangan memberi multivitamin pada si kecil, Ada aturan dalam memberikan multivitamin agar tidak terjadi resiko yang tidak diinginkan.

Yuk kenali apa aja sih aturan yang aman sebelum memberi multivitamin pada anak.

Kenali pola makan anak

Karena kondisi status kebutuhan gizi tiap anak berbeda, kenali pola makan si kecil. Apakah termasuk anak yang pemilih alias picky eater sehingga sulit untuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang?

Misalnya, anak hanya suka makan nasi dan ayam saja. Padahal sumber vitamin dan mineral ada di buah dan sayur. Dengan begitu, Ibu hanya perlu memberikan multivitamin untuk mencukupi kandungan vitamin yang ada pada buah dan sayur.

Berikan suplemen saat anak sakit dan masa pemulihan

Dalam kondisi sakit, dimana tubuhnya membutuhkan lebih banyak zat gizi dibanding biasanya. Anak yang sedang sakit cenderung kurang makan sehingga asupan gizinya (termasuk vitamin) berkurang. Dengan begitu tubuh si kecil perlu dibantu dengan suplemen vitamin.

Begitu juga saat baru sembuh dari sakit, si kecil membutuhkan suplemen vitamin untuk menambah nafsu makannya pasca sakit. Namun, saat kondisi kesehatan si kecil semakin membaik, pemberian suplemen sebaiknya mulai dikurangi atau dihentikan saat si kecil sudah benar-benar sehat dan selera makannya kembali normal.

Beri multivitamin yang tinggi daya serap zat gizi

Memberi multivitamin yang tinggi daya serap gizinya adalah salah satu aturan memberikan multivitamin penambah nafsu makan. (Foto : Shutterstock)

Suplemen vitamin cair dan bubuk memiliki tingkat daya serap yang tinggi dan penyerapannya juga cukup cepat. Misalnya saja pada suplemen cair, vitamin yang ada di dalamnya bisa langsung masuk ke dalam pembuluh darah di tubuh karena tak melewati proses pencernaan terlebih dahulu.

Selain itu daya serap zat gizi yang terkandung pada suplemen cukup tinggi yakni mencapai 98%. Multivitamin berbentuk cair juga memudahkan anak-anak untuk menelannya.

Sedangkan suplemen yang paling sulit diserap adalah suplemen vitamin bentuk tablet. Dari tablet suplemen yang diminum, vitamin yang diserap hanya sebesar 3-20% dari total kandungan yang ada di tablet tersebut, namun bentuk ini lebih aman untuk pencernaan perut.

Jangan sampai overdosis

Jangan kebanyakan memberi takaran multivitamin pada anak karena bisa overdosis. Ketika efek multivitamin justru tidak menambah nafsu makan anak, tidak dibenarkan ya moms menambah dosis yang diberikan. Jika memang tidak cocok maka konsumsi multivitamin bisa dihentikan.

Begitu pula jika kebutuhan vitamin telah terpenuhi, jangan terus-menerus diberikan. Hal ini dapat mengakibatkan hipervitaminosis. Dampaknya, anak bisa kegemukan, terjadi masalah pada saraf, penumpukan di jaringan atau di hati, dan lainnya.

Perhatikan keamanan penyimpanan multivitamin

Obat-obatan, vitamin, atau suplemen ternyata tidak boleh disimpan di sembarang tempat. Hal itu dikarenakan suhu udara dan faktor kebersihan sangat berperan bagi keamanan obat-obatan tersebut. Anda perlu menyimpan vitamin atau suplemen di tempat yang kering dan sejuk, atau dalam kulkas. Baca selalu labelnya dan simpanlah sesuai dengan petunjuk yang diberikan.

Hal ini agar kandungan dan kualitas vitamin tetap terjaga dengan baik, sehingga memiliki efek dan manfaat yang baik bagi kesehatan buah hati.

Jadi, jangan sembarangan memberikan vitamin kepada anak ya moms, perhatikan aturan yang benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.